PENYERAHAN BANTUAN: Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIKes Muhammadiyah Gombong, Agus Triyanto didampingi Mahasiswa yang lain menyerahkan bantuan barang logistik kepada Kepala Dusun Tegal Sari, Desa Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

IMM PEDULI MERAPI

MAGELANG – Kondisi terjepit para pengungsi yang berjarak 12 km dari lereng gunung merapi semakin membutuhkan uluran tangan dari para relawan. Hal ini di alami oleh warga Dusun Tegal Sari, Desa Sawangan, Kecamatan Sawangan.

Menurut Muslih (27), selaku tokoh pemuda Dusun Tegal Sari menjelaskan, warganya sudah tidak lagi memiliki persediaan bahan makanan setelah tanah tempat tinggal dan lahan pertanian warga telah rusak total karena tertimbun material abu vulkanik akibat letusan gunung merapi yang terjadi pada 26 okt 2010. Dia menambahkan, atas bencana ini baik padi maupun sayuran juga sudah tidak layak lagi untuk dipanen. Hewan ternak milik warga juga sebagian tewas karena dampak dari letusan gunung Merapi.

“Kami disini serba kekurangan Mas, sekarang persediaan bahan makanan untuk makan kami sehari-hari juga mulai menipis, walaupun disini kita tinggal di Dusun sendiri tapi kita serba kebingungan. Tempat bercocok tanam warga kami saja sudah seperti ladang gersang. Untuk mendapatkan air bersih juga sangat sulit, perlu berjalan beberapa kilo untuk mendapatkanya ” Kata Dia sesaat setelah menerima bantuan Logistik dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIKes Muhammadiyah Gombong. Saat datang di Dusun Tegal Sari, para Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Gombong yang datang dengan menggunakan kendaraan mini bus dengan membawa bantuan logistik berupa beras, minyak goreng, alat tulis untuk anak-anak, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya, disambut dengan antusias oleh warga yang setidaknya ada 51 kepala keluarga dengan kurang lebih 200 jiwa yang dimana sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani.

Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIKes Muhammadiyah Gombong, Agus Triyanto mengatakan, beberapa hari setelah dashyatnya letusan Gunung Merapi, Mahasiswa yang tergabung dalam organsasi IMM langsung melakukan tanggap bencana dengan menggalang dana turun ke jalan di beberapa titik pusat kota di Kabupaten Kebumen. Setelah itu, kami juga menjadi Relawan Bencana Merapi di beberapa posko pengungsian selama 6 hari. Dan ini adalah kunjungan kami kali ke-2 dengan membawa bantuan barang logistik dari hasil penggalangan dana yang di lakukan oleh para mahasiswa, tandasnya.

Kami mewakili STIKes Muhammadiyah Gombong mengungkapkan keprihatinannya kepada para pengungsi yang selaku warga Dusun Tegal Sari atas bencana besar ini. Kami berharap tidak ada lagi bencana susulan, agar warga bisa kembali melakukan aktivitasnya seperti biasa. Sebelum Kami berpamitan, Bapak Kepala Dusun Tegal Sari yang juga berada di posko pengungsian Dusun Tegal Sari menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Gombong yang masih peduli dengan kami, dan atas bantuan yang diberikan kepada kami. “Semoga amal ibadah adek-adek semua mendapat balasan yang setimpal dari Alllah SWT,”tuturnya.