Jakarta – Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl tidak mau membuang waktu. Usai mengalahkan Filipina 1-0 pada laga pertama semifinal Piala AFF Suzuki 2010, Kamis (16/12) malam, Christian Gonzales dan rekan-rekannya kembali berlatih di lapangan tim nasional PSSI, Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (17/12) sore.

Riedl mulai menyiapkan strategi bermain terbuka dan menyerang menghadapi laga kedua nanti. “Kami bukan tim dengan tipe permainan bertahan, kami akan tetap bermain terbuka dan menyerang,” kata Riedl saat usai latihan.

Riedl memastikan, penyerang andalannya, Gonzales dan pemain sayap kiri Oktovianus Maniani akan tetap diturunkan, walaupun keduanya masing-masing mengantongi satu kartu kuning. Pada sesi latihan ini, Firman Utina tampak berlatih sendiri bersama ahli Fisioterapis tim nasional, Matias Ibo. Firman hanya berlari-lari kecil dan merenggangkan otot-otot tangannya. Lutut kanannya terbalut plester berwarna coklat.

Gonzales dan pemain yang pada laga kemarin turun sebagai starter, kini melakukan latihan terpisah dengan pemain yang kemarin dibangku cadangkan. Mereka tidak berlatih penuh dan hanya berlari kecil beberapa putaran, yang dilanjutkan dengan perenggangan otot.

Pemandangan ini berbeda dengan sesi latihan yang harus dilakoni rombongan Bambang Pamungkas dan pemain cadangan lainnya. Waktu latihan mereka lebih lama dengan latihan penajaman serangan dan game.

Riedl mengaku belum bisa memastikan apakah Firman bakal diturunkan atau tidak pada laga kedua nanti. “Kami akan lihat perkembangan kondisinya dalam dua hari terakhir nanti, saat ini tim ahli fisioterapis mempunyai tugas berat agar Firman bisa diturunkan,” kata pelatih Austria itu latihan.

Selain Firman, menurut Riedl, Irfan Bachdim dan Oktovianus Maniani saat ini tengah mengalami cedera ringan. Tetapi kondisinya baik-baik saja, dan laga besok bisa bermain. Mengenai kondisi terakhir Muhammad Nasuha, Riedl mengatakan pemain Persija Jakarta ini baik-baik saja, walaupun kepalanya masih dibalut perban.

Dokter tim nasional, Aditya Wahyudi menambahkan, kondisi Nasuha tidak serius. “Dia luka robek di permukaan kulit kepala dan tidak bahaya sehingga tidak perlu dijatih,” kata Aditya.

Asisten pelatih tim nasional, Widodo Cahyo Putra, mengatakan, tim pelatih sudah melakukan evaluasi pertandingan melawan The Azkals kemarin. Ia mengakui banyak terjadi kesalahan,  seperti salah umpan, tetapi kesalahan itu masih wajar karena tekanan yang besar. “Ini akan diperbaiki,” kata Widodo yang mengaku optimistis timnya bisa kembali menang.

Optimistis yang sama juga diungkapkan kiper utama tim nasional, Markus Horison. “Kami akan tampil seperti saat laga pertama. Para pemain belakang cukup tangguh dan mereka tahu bagaimana mengantisipasi bola-bola atas pemain Filipina,” kata Markus. Selain itu, ia menambahkan, Riedl telah menyiapkan strategi untuk menghadapi gempuran tim asuhan Simon A. McMenemy itu.